Begini Syarat dan Cara Mendapat Kuota Gratis dari Kemendikbud

Mendapat kuota gratis ibaratnya merupakan hadiah yang diimpikan banyak orang. Dikondisi sekarang, pemerintah menyediakan kuota gratis untuk membantu sistem pembelajaran dari rumah atau jarak jauh. Dengan demikian, diharapkan kuota dari Kemendikbud ini tidak membuat pelajar-pelajar terbebani untuk membeli kuota keperluan belajar lagi.

Kuota dari pemerintah akan dibagi secara bertahap dan bergelombang. Hanya yang terdaftar secara resmi yang akan mendapat kuota ini. Dan juga, pemerintah menjamin bahwa kuota yang dibagikan tidak akan salah sasaran. Adapun kuota yang didapatkan juga beragam. Tergantung tingkat pembelajaran yang sedang ditempuh.

Pemberitahuan pendapatan kuota akan dimunculkan melalui pop-up dan SMS yang memberitahukan bahwa kuota dari kemendikbud telah masuk beserta jumlah kuota yang didapatkan. Tidak lupa, terdapat beberapa syarat untuk yang mau menjadi yang mendapatkannya. Kami akan memberikan informasi tentang syarat dan cara mendaftarkan diri Anda.

Syarat Mendapat Kuota Gratis Kemendikbud

Agar dapat terdaftar sebagai penerima kuota gratis, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Pemerintah membuat kebijakan ini agar penerima kuota, baik pelajar ataupun pengajar, memiliki data yang jelas dan supaya tidak salah sasaran. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut:

  1. Pelajar SD, SMP, SMA

Untuk pelajar Sekolah dasar, SMP, dan SMA, syarat utamanya adalah harus memiliki nomor yang terdaftar atas nama pribadi. Selain itu, pelajar harus mendaftarkan diri atau terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Kuota yang akan didapatkan adalah sebesar 10 GB untuk satu bulan.

  1. Pendidik SD, SMP, SMA.

Pengajar-pun tidak luput dari perhatian pemerintah untuk mendapat kuota bantuan. Nomor yang didaftarkan harus milik pribadi dan data dosen didaftarkan sekolah pengajar untuk masuk ke pusat penerima bantuan kuota. Setelah itu, kuota sebesar 12 GB akan diberikan ke nomor pendidik.

  1. Mahasiswa

Untuk mendapat kuota gratis bantuan kemendikbud, mahasiswa harus didaftarkan oleh kampus mahasiswa menempuh pendidikan sebagai mahasiswa aktif. Selanjutnya akan diteruskan ke Pangkalan data Pendidikan tinggi. Dengan telah didaftarkan, pada saat pembagian kuota, mahasiswa akan mendapat total 15 GB untuk satu bulan.

  1. Dosen

Mahasiswa dan Dosen akan sama-sama mendapat 15 GB sebagai bantuan. Syarat dosen hampir sama dengan mahasiswa. Harus didaftarkan oleh kampus ke lembaga yang berwenang. Dosen yang aktif juga hanya dapat didaftarkan oleh salah satu kampus tempat dia mengajar agar tidak double.

Meskipun kuota yang dibagikan cukup banyak jumlahnya, kuota akan dibatasi untuk aplikasi-aplikasi tertentu. Hal ini agar kuota yang dibagikan tidak sia-sia dan digunakan untuk aplikasi yang bukan sebagai sarana edukasi. Aplikasi-aplikasi tersebut adalah instagram, tiktok, Twitter, dan Facebook.

Langkah pemerintah tersebut banyak menuai pujian. Hal ini karena informasi seputar pembelajaran yang akan didapatkan dari aplikasi tersebut tergolong sedikit. Jika dibandingkan dengan konten yang tidak seputar pelajaran, maka dapat dilihat bahwa langkah berani pemerintah ini sudah sangat tepat.

Cara Mendapat Kuota Gratis Bantuan Pemerintah

Mendapat kuota dari pemerintah ini tidak bisa sembarangan. Selain Anda harus mengisi formulir yang disediakan oleh sekolah ataupun kampus agar pelajar dapat mengisi data-data pribadi dan nomor telepon yang terdaftar. Sama halnya dengan pengajar yang juga harus mengisi formulir secara lengkap agar dapat diproses.

Selanjutnya, serahkan saja kepada sekolah atau kampus yang akan mengurusi mengumpulkan data-data ke lembaga dan instansi yang bertanggung jawab. Anda hanya cukup menunggu waktu dan notifikasi tentang kuota bantuan yang telah masuk. Namun, apa jadinya jika gelombang pengiriman kuota sudah lewat dan Anda belum mendapat kuota gratis?

Jika Anda merupakan salah satu dari sejumlah pelajar atau dosen yang belum mendapat bantuan kuota, jangan panik. Masih ada cara lain selagi pendaftaran belum ditutup. Ini bisa terjadi karena mungkin Anda mengganti nomor. Untuk itu, Anda hanya perlu melaporkannya di https://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id/ atau https://pddikti.kemdikbud.go.id/ untuk melakukan verifikasi ulang.

Pemerintah menggandeng beberapa perusahaan penyedia internet di Indonesia untuk memberikan bantuan kuota untuk menjalani sekolah daring. Namun di gelombang kali ini, pemerintah mengambil langkah untuk tidak membebaskan penggunaan semua aplikasi di kuota yang diberikan. Hal ini agar orang yang mendapat kuota gratis dapat bijak menggunakan kuota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *