Program BLT UMKM Diperpanjang, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Program BLT UMKM kembali diperpanjang pada tahun 2021 ini. Untuk mendapatkannya, ada beberapa harus Anda penuhi terlebih dahulu. Terlebih syarat tersebut dapat dilakukan oleh siapapun asal memiliki usaha kecil dan merupakan warga negara Indonesia. Pendaftarannya sendiri bisa dilakukan secara langsung maupun online.

Namun sebelum mulai proses mendaftar untuk mendapatkan bantuan tersebut, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan terlebih dahulu. Terutama dalam hal syarat yang digunakan untuk mendaftar. Persyaratan serta cara mendaftar menjadi hal yang cukup penting karena dapat berpengaruh terhadap keberhasilan pendaftaran.

Jika Anda ingin mendaftar ada baiknya untuk mengetahui persyaratan dan cara daftar dengan baik sebelum proses dilakukan. Ini karena terdapat berbagai dokumen serta data diri yang harus dipersiapkan terlebih dahulu. Terlebih jenis usaha yang didaftarkan memperoleh bantuan harus memiliki izin sehingga dapat mendaftar agar mendapat BLT UMKM.

Syarat Program BLT UMKM Bagi Para Pengusaha

BLT UMKM atau BPUM merupakan bantuan dalam bentuk uang tunai yang diberikan secara langsung oleh pemerintah dengan sasaran tertentu. Utamanya pemilik bisnis dalam skala kecil. Bantuan yang diberikan sebagai modal usaha tersebut diberikan sejak tahun 2020 dan berlanjut hingga tahun ini. Namun sayangnya terjadi perubahan dalam hal jumlah.

Dana ini sendiri diberikan oleh pemerintah melalui kementerian koperasi dan UKM dengan jumlah sebesar Rp 1.2 juta. Untuk syarat daftarnya sendiri yaitu memiliki NIK sebagai bukti pengusul merupakan WNI dan punya bisnis berskala kecil. Pengusul juga bukan penerima kredit baik dari bank maupun jenis KUR.

Program BLT UMKM juga tidak ditujukan bagi aparatur sipil negara. Jadi jika Anda merupakan ASN tidak memenuhi syarat untuk menerima modal usaha ini. Selain itu, lampiran berupa dokumen keterangan usaha juga sangat dibutuhkan. Agar bisa memperoleh modal BLT dari Kementerian Koperasi dan UKM harus melalui pengusul BPUM.

Jika pemilik memiliki alamat usaha dan rumah berbeda harus melampirkan dokumen keterangan usaha. Pembuatan surat keterangan atau SKU dapat melalui oss.go.id. Pada halaman tersebut Anda akan diminta informasi pribadi dari mulai nama hingga jenis usaha. Agar dapat memperoleh modal, surat keterangan ini sangat dibutuhkan.

Cara Mudah Daftar Program BLT UMKM

Proses selanjutnya yaitu mengikuti prosedur yang ada dalam mendaftar. Caranya sendiri yaitu dengan mengajukan pada pengusul BPUM. Tahapan yang perlu dijalani yaitu pengusul mengusulkan pada pihak BPUM. Saat mengusulkannya terdapat beberapa data dibutuhkan seperti nama lengkap dan paling utama yaitu NIK. Data ini harus diberikan calon penerima.

Selain itu, Anda juga perlu memberikan data berupa alamat rumah yang sesuai dengan KTP, jenis usaha serta kontak. Semua data tersebut dimiliki, maka langkah selanjutnya yaitu dengan mendatangi pengusul BLT. Pengusul tersebut merupakan lembaga yang memiliki wewenang untuk mengusulkan bantuan dan terdaftar dalam bahan hukum secara sah.

Beberapa pengusul tersebut diantaranya yaitu koperasi, bank yang terdaftar OJK dan lembaga legal lainnya. Untuk proses pendaftaran Anda dapat mengunjungi situs www.depkop.go.id. Proses selanjutnya yaitu seleksi. Jika Anda memiliki kualifikasi sebagai penerima modal, BLT UMKM bisa diperoleh. Agar bisa memperoleh BLT, persyaratan harus dipenuhi terlebih dahulu.

Lembaga Pengusul BPUM untuk Menerima BLT UMKM

Cara mendaftar program BLT UMKM perlu melalui lembaga pengusul BPUM yang keberadaannya dapat secara mudah Anda akses. Pemilihan lembaga tersebut dapat dipilih paling dekat dengan tempat tinggal. Lembaga pengusul tersebut diantaranya yaitu koperasi atau dinas UKM. Pemilihan koperasi sendiri harus dilihat berdasarkan legalitas.

Selain pada dinas UKM dan koperasi yang sah secara hukum, pengusul lain yaitu lembaga yang legal. Anda dapat mengusulkan melalui bank atau lembaga keuangan. Persyaratan utama agar pada bank atau lembaga keuangan yang digunakan untuk mendaftar BLT UMKM yaitu terdaftar pada OJK.

Hal tersebut berguna sebagai bukti legalitas dari lembaga keuangan. Keberadaan bantuan uang tunai yang ditujukan bagi pengusaha mikro tersebut diharapkan berguna untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Terlebih dengan dampak ekonomi yang disebabkan oleh pandemic, banyak pengusaha mengalami kesulitan untuk mengembangkan usahanya.

BLT UMKM ditujukan bagi pengusaha skala kecil yang kesulitan mengembangkan bisnisnya sebagai dampak dari pandemic. Besarnya perolehan dana tersebut yaitu sekitar Rp 1.2 juta. Syarat dan metode pendaftarannya sendiri cukup mudah serta dapat diakses secara online. Program BLT UMKM menjadi kesempatan bagi pengusaha agar bisnis bisa tetap berjalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *